KENALI|RANGKAI|PAKAI [KRP] merupakan project personal dari Lintang Radittya. KRP berkonsentrasi pada seni bunyi, instalasi bunyi, seni kinetik dan seni elektronika. Blog ini beisi informasi tentang project yang sedang digagas, dan sedang di jalankan.

Translate

THE INSTRUMENT BUILDERS PROJECT


Selama 3 minggu dari akhir Juni hingga pertengahan Juli 2013, Lintang Radittya dAri Kenali Rangkai Pakai berkesempatan mengikuti sebuah program residensi dan kolaborasi seniman Indonesia - Australia, yaitu The Instrument Builders Project (IBP).

Program yang di kurasi Oleh Kristi Maya Monfries (Ind) dan Joel Stern (Aus) mengumpulkan beberapa seniman yang menciptakan instrument berbasis bunyi, antara lain : Asep Nata (Bandung), Wukir Suryadi (Yogyakarta), Andreas Siagian (Yogyakarta), Lintang Radittya (Yogyakarta) Ardi MP Gunawan (Jakarta), dan dari Australia di wakili oleh Rod Cooper, Dylan Martorell, Pia Kristi Van Gelder, Michael Candy.

Sesuai dengan konsentrasi di masing masing bidangnya : Asep Nata melakukan pembuatan istrument denga sistem tunning yang di temukan oleh beliau, beberapa karya Pak Asep kemudian di respon oleh Andreas Siagian dengan membuat sebuah instalasi perkusif electronis menggunakan logika mesin tatoo, dan Dylan Martonell yang menggunakan pemograman sequencing menggunakan arduino.



Rod Cooper, megulik kembali gitar/ banjo DIY-nya yang di bangun menggukan material kayu dan metal serta, menggunakan motor servo dari sebuah mesin printer. Dalam kesempatan ini Lintang Radittya, berkesempatan berkolaborasi dengan Rod, untuk menciptkan sebuah design motor synth menggunakan beberapa unit motor/dinamo yang signal electro magnetisnya di tangkap dengan menggunakan sebuah relay switch.



Wukir suryadi yang di tengah jalan harus meninggalkan project ini karena harus tour ke eropa bersama Senyawa, menyumbangkan sebuah luku (bajak) yang di olah oleh Dylan, Pak Asep, dan juga sebuah Instrument menggunakan akar, yang mengajak kolaborasi antara lain : Pia, Andreas, dan Lintang untuk meletakkan karya elektronis-nya di alat ini.



Ardi Gunawan yang merupakan seniman instalatif Indoensia yang tinggal di Australia, merespon ruangan dari ide bersama Wukir Suryadi, dengan meletakkan string string dari kawat di ruangan tersebut.

Michael Candy dan Pia van Gelder, membuat instalasi Outdoor (MOS) di pos 2 Merapi, dengan meletakan sebuah Synthesizer yang bekerja berdasarkan respon dari pergerakan dan kelembaban udara serta tanah.

More info klik : theinstrumentbuildersproject.com

Tidak ada komentar: